Kamis, April 30, 2009

Tanpa Sebab

Karena setiap malam gelap menganga
mengukir indah gemintang

Karena bola matamu putih hitam
bukan laut, daun atau mawar

Karena gagahmu kayu
rapuh dimakan anai-anai

Karena engkau bambu
kosong
tiada isi

Karena engkau kapas
bukan karang tajam menantang

Karena hatimu pucuk ilalang
patuhi sabda angin

Karena kau adalah kau
bukan semua
bukan segala

Tapi
bila kupejamkan mata
tanpa dusta
jawabku tanpa sebab
tanpa karena

Hatiku langit
tegakku gunung
diriku tanah, bumi menadah

Doamu hujan
tetes madu murni
mantra penyambung nafas


lorong ikhlas
di sebuah hari yang insaf
Share:

1 komentar: