Jumat, Oktober 15, 2010

KBBI Luring

Penampil KBBI versi Stardict

Beberapa waktu lalu, di tulisan ini saya pernah membahas tentang program penampil Kamus Besar Bahasa Indonesia versi luring (luar jaringan; off line), karya Mas Steven Haryanto yang berbasis Stardict dan karya Mas Nidlol Masyhud, Lc. yang berformat CHM. Seperti diulas sebelumnya, kelebihan penampil KBBI karya Mas Steven terletak pada fitur pencari katanya yang otomatis menampilkan sugesti hasil pencarian sehingga kita tidak perlu menekan tombol "enter" di keyboard. Selain itu kita juga dapat memuat lebih dari satu database ke dalam program Stardict, seperti tesaurus dan lain-lain. Sementara kekurangannya terletak pada proses instalasi yang mungkin agak rumit bagi yang tidak tahu banyak tentang komputer. Di samping itu, fail program Stardict yang besarnya 10 MB ini juga mungkin dianggap berat bagi sementara orang.



Kelebihan pertama dari penampil KBBI karya Mas Nidlol Masyhud, Lc, terletak pada kemutakhiran datanya yang menggunakan database KBBI 2008, sementara versi Stardict masih menggunakan database KBBI 2005. Kedua, kepraktisan saat ingin membukanya, dimana Anda tidak perlu menginstal program lain (seperti ketika memakai penampil KBBI versi Stardict). Karena berformat CHM, Anda hanya perlu dua kali mengklik-kiri program ini untuk membukanya. Sayang, saat menggunakan versi ini, bila tidak ingin repot menggerakkan penunjuk tetikus (cursor mouse) Anda, Anda harus membuka penampil sepenuh halamannya (full page viewing). Penampil versi CHM ini juga sepertinya tidak bisa dijalankan secara maksimal di semua versi Windows, mulai XP SP 2, XP SP 3, Vista hingga Seven. Saya sempat mencoba membuka program ini di beberapa komputer yang sistem operasinya berbeda-beda, ada yang berhasil dan ada yang tidak. Dalam Windows Seven Home Premium 64 bit milik saya sendiri, alhamdulillah versi CHM ini bisa dibuka.


Penampil KBBI versi CHM

Kemarin, ketika berselancar di internet, saya kebetulan "kesasar" ke situs ebsoft.web.id milik Mas Ebta Setiawan. Seperti tertera di sana, ternyata pada 3 September 2010, Mas Ebta baru merilis program penampil KBBI luring versi lain yang berbasis program Delphi (silakan unduh di sini). Penampil KBBI karya Mas Ebta ini sepertinya ingin menggabungkan kemudahan-kemudahan yang ada pada dua versi yang saya sebutkan lebih awal. Versi ini tidak perlu diinstal karena portabel, tidak perlu menginstal program lain untuk bisa menjalankannya dan sepertinya bisa dibuka di semua versi sistem operasi Windows seperti tersebut di atas.


Penampil KBBI versi Delphi

Selain itu, pada penampil KBBI versi ini, kita juga akan disuguhi kata-kata turunan dari kata asli. Misalnya, ketika mencari kata "jatuh", di bawah hasil pencarian kita juga akan langsung ditunjuki kata "berjatuh", "berjatuhan", "menjatuhi" dan lain-lain. Hal ini memang tidak ditemukan dalam penampil KBBI karya Mas Steven.
Namun, pada versi CHM dan Delphi kita kita harus menekan tombol "enter" untuk melihat hasil pencarian, sementara versi Stardict langsung menawarkan hasilnya tanpa "disuruh".

Sayangnya, entah karena terlewat atau perbedaan sumber pengambilan
database atau malah kesalahan saya pribadi, ada beberapa kata yang tidak ditemukan dalam versi ini, namun bisa ditemukan dalam versi Mas Steven dan Mas Nidlol. Kata-kata yang tidak berhasil saya temukan misalnya: "sila", "pos" dan "alienasi". Dalam penampil KBBI versi Delphi ini juga, bila ingin mencari suatu kata, maka kita harus menulis akar kata langsung, tanpa imbuhan. Misalnya, bila Anda memasukkan kata "sekadar", maka hasil pencarian akan nihil. Juga kata "semisal", pada versi ini, akan ditemukan berada di bawah induk katanya "misal". Sedang pada penampil KBBI karya Mas Steven, umumnya kita hanya perlu menuliskan kata yang ingin kita cari apa adanya, tanpa harus membuang imbuhan. Kata "sekadar" dan "semisal" pun langsung bisa ditemukan.

[Beberapa waktu setelah tulisan ini dibuat, kebetulan Mas Ebta sempat mampir dan membaca review singkat ini. Beliau lalu mengadakan perbaikan pada penampil KBBI karyanya dan merilis KBBI Luring versi 1.2 pada 7 Juni 2011. Kemudian, masih pada bulan yang sama, tepatnya 21 Juni 2011 Mas Ebta malah sudah merilis KBBI Luring versi 1.3 yang jauh lebih baik dari versi-versi pendahulunya. Fitur-fitur baru seperti auto search, informasi jumlah hasil pencarian dan sejumlah layanan lainnya. Ini berarti, beberapa kekurangan KBBI versi ini--yang saya sebut di atas selain ketiadaan tesaurus--kemungkinan besar sudah tidak ada lagi.  Bagi yang tidak terlalu membutuhkan tesaurus, saya anjurkan untuk menggunakan kamus ini saja.]



Akhirnya, saya megapresiasi setinggi-tingginya dan berterima kasih kepada Mas Ebta, Mas Steven dan Mas Nidlol atas jerih payah mereka. Semoga kebaikan dan usaha mereka yang tulus untuk membantu orang lain diberi balasan berlipat ganda oleh Tuhan.

Sementara bagi Anda yang masih ingin mengakses KBBI daring (dalam jaringan; on line), penampil KBBI dengan alamat "pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi" akhir-akhir ini sering down. Namun, sebagai alternatif, sudah tersedia beberapa situs sejenis seperti Kamus Bahasa Indonesia dan lain-lain.





Share:

4 komentar:

  1. Untuk yang CHM, sebetulnya tidak harus menekan ENTER. Caranya, kata yang ingin dicari jangan diketikkan di bagian "Content", tetapi di bagian "Index". Terima kasih.

    BalasHapus
  2. Untuk Kamus Jepang - Indonesia silahkan mengunjungi http://topan.web.id/kaijin
    Mohon saran dan masukannya..
    :)

    BalasHapus
  3. diluar dari teknis itu semua,saya menyukai ke 3 nya.. pada dasarnya mereka yang memberikan langkah nyata cinta pada bahasa indonesia, hehehe selain kita yang harus menjaga tutur kata sebagaimana bahasa indonesia yang baik dan benar

    BalasHapus
  4. ahongJurnalis1 Maret 2012 13.29

    aku suka sama kamus besar bahasa indonesia.kita dapat bermain computer sambil belajar buat orang-orang yang masih sekolah atau kuliah.kita tidak perlu buka buku setebal gimana pun kalau mau cari kamus bahasa indonesia,kita tidak perlu susah-susah cari di buku melainkan kita dapat mencari nya di computer atau leptop

    BalasHapus