Jumat, Februari 18, 2011

Bahibbik Ya Biladi

Akhir-akhir ini, di siaran televisi Mesir lagu "Bahibbik Ya Biladi" sering sekali terdengar, terutama siang hari. Lagu garapan Aziz Al Syafi'i dan Rami Gamal ini memiliki frekuensi pemutaran yang sedikit lebih tinggi dibanding pidato Omar Sulaiman saat mengumumkan pengunduran diri Husni Mubarak. Bukan hanya televisi, radio-radio lokal pun tak ketinggalan memutar lagu serupa, bahkan sampai hari ini. Beberapa hari yang lalu--saat bis umum "libur" di Kairo sehingga saya terpaksa naik taksi--saya sempat mendengar lagu ini dari radio mobil. Sayang, supir taksi yang saya tumpangi buru-buru mengganti frekuensi radionya, mungkin ia bosan mendengar lagu yang sama diputar berulang-ulang.

Lagu ini sendu, menyentuh sekali. Pengaruhnya tentu akan sangat terasa bila yang mendengar adalah masyarakat Mesir sendiri, terutama yang anggota keluarganya gugur dalam demonstrasi anti pemerintah beberapa waktu lalu. Mereka-mereka yang gugur serta merta digelari "syahid" oleh masyarakat, media dan petinggi-petinggi negara. Dibanding reformasi Indonesia, pahlawan volusi yang gugur di Mesir jauh lebih banyak. Meski tak tahu pastinya, yang jelas angka kematian demonstran mencapai ratusan.

Berikut video klip "Bahibbik Ya Biladi" yang sudah saya edit dan terjemahkan seadanya. Saya sendiri merasa banyak kata terjemahan di sini yang kurang pas, sehingga kata asli dalam bahasa 'ammiyyah (informal; pasaran) Mesir kehilangan spiritnya. Tetapi apalah daya, saya kesulitan untuk mencari padanan kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki jiwa yang sama dengan kata-kata Arab tersebut. Lagu ini memang akan lebih bisa dirasakan maknanya oleh orang yang mengerti bahasa Arab 'ammiyyah Mesir.

Semoga kondisi Mesir yang sudah mulai normal cepat menjadi lebih baik dan semoga para syuhada revolusi Mesir dapat segera tersenyum menyaksikan hasil perjuangan mereka berbuah manis.

Format .mp3 dari lagu "Bahibbik Ya Biladi" bisa diunduh di sini.


*Kritik dan saran akan saya terima dengan senang hati. :)








Share:

0 comments:

Posting Komentar